Ini hari kelima saya menulis di #OktoberDigeber. Sedangkan seharusnya sudah hari keduabelas.
Kacau. Sangat kacau.
Mengingat saya cukup sibuk akhir-akhir ini, sehingga kegiatan mengosongkan sedikit waktu untuk menulis pun diabaikan. Saya memang lemah dalam hal ini. Apalagi dalam hal konsistensi. Tapi saya terus belajar, setidaknya saya mau belajar menaklukan masalah ini.
Sejujurnya, tidak sepenuhnya saya sibuk. Kesibukan yang saya maksud tidak seperti "super sibuk". Hanya saja, saya kesulitan membagi waktu untuk menulis. Terkadang, saya hanya menulis dan memperbanyak draft saja tanpa sempat untuk menyuntingnya kemudian saya posting di blog. Yaa namanya juga hidup, kadang sibuk, kadang sibuk banget.
Pertanyaan saya, akankah saya bertahan di #OktoberDigeber ini? Mari kita lihat diakhir bulan nanti, seberapa banyak tulisan yang saya muat, itulah usaha saya.
Judulnya doang yang PHP, orangnya sih aslinya setia. Sekian dan terima jodoh dalam waktu dekat.. *matiin mic*
Sabtu, 12 Oktober 2013
Jumat, 04 Oktober 2013
#Day4
Hai, selamat malam.
KOMIKA
FAVORITE GUA : SAMMY @notaslimboy
Secara pribadi, gua menyukai
bang Sammy dari segi penampilannya yang menurut gua luar biasa. Dari bentuk
tubuh yang wow banget, berkacamata, dan senyuman yang unik. Dengan
penampilannya tersebut, gua nyaman aja ngeliatnya. Secara materinya juga gua
salut banget. Lucu dan selalu punya maksud baik. Mungkin masih banyak komika
yang lebih lucu dan lebih bagus materinya dari bang Sammy, tapi gua ngerasa
kayak udah jatuh hati ketika pertama kali liat bang Sammy stand up dengan
materinya yang hebat banget itu.
Pertama kali gua tau stand up comedy dan tau bang Sammy itu
dari acara televisi yang berjudul Stand Up Comedy Akhir Tahun. Gua sebelumnya
gak tahu siapa itu bang Sammy, gua gak sempet nonton dia stand up di acara tersebut.
Karena penasaran dengan penampilan luarnya yang unik, akhirnya gua iseng searching di google dan youtube. Dan
berkat google serta youtube lah gua jadi tau siapa itu bang Sammy.
Gua salut banget sama mereka
yang mau bekerja keras untuk menjadi seorang komika. Karena menurut gua,
menjadi komika itu gak mudah. Perlu banyak proses, perlu banyak pengorbanan,
perlu banyak pengalaman. Gak ada sesuatu yang instan. Semua harus ada
langkah-langkahnya.
Makanya, gua salut banget
sama komika-komika senior yang sebelumnya udah menghiasi dunia stand up comedy di Indonesia. Mereka
para senior, mulai dari Bang Sammy, Om Mongol, Mas Pandji, Kak Raditya Dika,
dll. Gua yakin, untuk bisa menjadi seorang komika professional seperti mereka,
atau ingin melebihi komika senior seperti mereka, pasti untuk para pelaku baru
stand up comedy di tanah air perlu banyak sekali proses yang harus dijalani.
Dan semua proses yang harus dijalani itu udah pasti gak enak dan harus diterima
sebagai pembelajaran diri supaya bisa menjadi komika yang professional.
Nah, gua juga berminat jadi
komika. Gua berminat buat jadi komika bukan untuk sekedar keren-kerenan atau
pengen ikut-ikutan aja. Gua ngerasa ini kayak panggilan hati buat gua.
(ceilah). Nah, buat para komika baru di Indonesia (termasuk gua juga), mari
kita sama-sama belajar dan turut memajukan jenis komedi ini di Indonesia. Jangan
pernah menyerah untuk belajar, jangan pernah ngeluh kalo dapet hal yang gak
enak ketika sedang openmic, dan jangan pernah berhenti untuk dukung komunitas
daerah yang sudah membesarkan kalian jika sudah sukses nanti.
Viva la komtung!!!
#Day3
Hai, selamat malam.
Dunia ini penuh dengan tanda tanya. Saya yakin sekali kita semua memiliki banyak sekali pertanyaan. Entah mengapa kita begitu ingin sekali mengetahui jawabannya, bahkan terkadang untuk pertanyaan yang tidak masuk akal serta tidak bisa dijawab sekalipun.
So, saya punya banyak sekali pertanyaan yang ingin saya cari tau jawabannya. Mungkin saja seharusnya saya tidak perlu mencari tahu lebih jauh jawabannya dengan alasan yang tidak perlu disebutkan. Karena terkadang, tidak semua pertanyaan bisa dijawab dan tidak semua jawaban bisa membuat kita puas diri.
Saya selalu berpikir, setiap pertanyaan sudah ditakdirkan jawabannya. Tapi setelah beberapa tahun hidup dan beberapa tahun sekolah, ternyata gak semua pertanyaan memiliki jawaban. Bahkan sampai sekarang, saya dan mungkin beberapa diantara kalian tidak pernah tahu dan tidak perlu tahu jawabannya.
Ada satu pertanyaan dari saya:
Terima kasih. *melipir cantik cari makan malam*
Mengapa semua tulisan dokter itu gak kebaca? Kenapa selama kuliah kedokteran gak nyempetin waktu buat fokus dimata pelajaran menulis rapi dibuku tulis bersambung? Kenapa?
Rabu, 02 Oktober 2013
#Day2
Percakapan Segitiga. Random yang membosankan.
Otak: "Hat, apa kabar? Baik? Kacau?"
Hati: "Berisik lo, tak. Diem aja lo. Lo gatau apa-apa tentang
yang gua rasain."
Otak: "Yee, belagu bener lo, hat. Kalo gak ada gua juga lo
gak bisa ngapa-ngapain.."
Hati: "Yee, lo kalo ngomong suka kaga ngotak emang.."
Tubuh: "Berisik bener lo pade, lo numpang tinggal di gua aja pade belagu lo.."
Otak & Hati: *mati*
#Day1
Hai, selamat malam.
Kamu punya cita-cita? Btw, pertanyaan saya tadi seperti agen MLM yang sedang mencari downline, bertanya dengan penuh semangat, dengan harapan orang yang diberi pertanyaan "Anda punya mimpi?" bisa jadi bagian pemasukannya.
Saya punya cita-cita. Cukup banyak. Masih banyak yang belum tercapai.
Sewaktu saya kecil, saya bercita-cita ingin menjadi dokter. Alasannya? Simpel, seingat saya waktu itu memilih dokter sebagai cita-cita hidup saya adalah karena dokter banyak duitnya. Lalu uangnya bisa saya gunakan membeli mainan dan makanan yang saya suka.
Awalnya tidak ada masalah dengan cita-cita tersebut, kedua orangtua saya senang dan setuju mendengarnya. "Makanya kamu sekolah yang benar yaa, bang. Biar bisa kau dapat cita-citamu itu.." ujar papa saya. Mama saya tersenyum, lalu sedikit memberi saran: "Kalo bisa kamu jadi dokter anak aja, bang. Duitnya lebih banyak, loh!". Bila saya mengingat ini, mungkin baru sekarang saya terpikir ada darah cina dalam diri mama saya. Yang kepikiran malah duitnya ( -__-)
Seingat saya, alasan mama memberi saran untuk menjadi dokter anak, ialah:
- Anak kecil itu tubuhnya rentan kena penyakit.
- Anak kecil itu lebih banyak jumlahnya dibanding orang dewasa.
- Semakin banyak anak yang sakit, semakin banyak anak yang berobat ke dokter anak.
Tapi, coba dibandingkan dengan yang sekarang.
Seiring waktu berjalan, sepertinya cita-cita menjadi dokter itu hanyalah ucapan manis semata. Biaya pendidikan semakin tinggi. Kapasitas otak saya kurang mampu menggapai gelar "dokter". Lalu, jiwa saya yang meminta kebebasan. So, singkat cerita akhirnya cita-cita menjadi dokter itu pupus.
(((cita-citaaaa... berakhiiirrr... di.. januuarriiii))) #okeitulebay
Ketika saya remaja, cita-cita saya berubah. Cita-cita saya berubah karena satu hal, yaitu: musik.
Saya ingin sekali menjadi seorang rapper atau penyanyi genre Hip-Hop. Cita-cita ini saya pilih karena:
- Dulu sering nonton MTV, lalu suka sama video clip musik Hip-Hop.
- Seorang rapper, pasti banyak dikelilingi wanita seksi dan cantik.
- Pasti punya mobil keren.
- Fashion stylenya keren banget.
- Musiknya murni enak didengar.
Lalu selera musik saya berubah lagi, kini menjadi musik Reggae. Buat yang gak tau seperti apa musik Reggae itu, anda pasti pernah mendengar lagu-lagu dari Bob Marley. Ya, Bob Marley identik dengan musik Reggae. Musik Reggae identik dengan Bob Marley.
Saya menyukai musik Reggae karena enak didengar. Dan juga setelah saya membaca beberapa artikel yang terkait dengan musik Reggae dan pergerakan Bob Marley, saya mendapatkan sebuah pemahaman yang sejalan dengan ideologi saya. Reggae berbicara tentang "kebebasan, kebebasan yang bertanggung jawab, kebebasan yang memihak kaum tertindas".
Hampir mirip dengan ideologi saya, intinya yaitu tentang kebebasan.
Cita-cita saya, ingin punya grup band yang membawakan musik Reggae. Pada kala itu, punya band sendiri adalah sebuah kebanggaan. Namun, lagi-lagi cita-cita tersebut tidak kesampaian. Huft.
Kini, teman-teman saya makin banyak. Selera musik saya beragam. Selain saya yang juga sering mencari musik yang kira-kira enak didengar, teman-teman saya juga punya banyak rekomendasi lagu-lagu keren. Sekarang selera musik saya lebih ke arah musik Jazz, R n B, dan semacamnya. Namun belum bisa benar-benar move on dari Hip-Hop dan Reggae.
Lalu saya bercita-cita ingin bisa fasih bermain piano atau gitar. Yaa namanya juga masih labil, banyak banget godaannya. Pengen ini itu. Semua pengen dicobain. Jadinya? Yaa tau sendiri. Sampai sekarang saya belum fasih bermain gitar maupun piano, hanya mengenali nada-nada dasarnya saja.
Lalu sekarang bagaimana? Cita-cita saya simpel dan cukup klise dan sangat pasaran.
Ingin menjadi orang yang sukses serta bisa membahagiakan orang sekitar.
Sangat klise, ya? Tidak apa-apa. Dibandingkan yang tidak punya cita-cita.
Senin, 30 September 2013
Oktober Digeber
Hai, selamat malam.
Kali ini saya ada sedikit tantangan buat diri sendiri. Semacam proyek menulis yang (seharusnya) dilakukan rutin. Karena proyek menulisnya dimulai bulan Oktober, maka proyek ini saya namakan "Oktober Digeber". Jadi, peraturannya cukup simpel. Saya hanya harus menulis apa saja dan memposting minimal 1 buah postingan. Selama 31 hari. Isi postingan terserah saya, kan saya yang punya blog. #okesip
Karena saya berniat untuk memperbaiki diri melalui tulisan, makanya saya rela-relain menyiksa diri sendiri. Gapapalah menyiksa diri sendiri, daripada menyiksa orang lain. #sekilaskultum
So, kalo kamu yang baca postingan ini dan tergerak untuk ikutan proyek "Oktober Digeber", silahkan saja. Saya gak ngelarang, justru saya senang karena bisa menjadi inspirasi bagi penulis atau blogger lain. Dan, kalaupun memang ada yang inisiatif untuk ikutan proyek ini, mention saya di @PSPSihombing, sertakan link judul postingan di blog kamu dan tambahkan hestek #OktoberDigeber serta hestek #Day1, #Day2, #Day3, dst. Pasti akan saya sempatkan untuk baca, kalo menurut saya menarik, bisa saya favorite-in. Lumayan kan nangkring di tab fav saya ( --) #yaelahbro
Maaf, saya tidak menyediakan hadiah. Saya gak punya apa-apa. Kasihani saya, kak..
Udah, gak perlu basa-basi. Basa-basi adalah basa-basi yang sudah basi.
Proyek "Oktober Digeber" dimulai besok. Kalo mau baca tulisan saya di proyek ini, tunggu esok hari dan tetap low expectation. Takutnya nanti kamu kecewa :(
Aku mendesah, kamu mengerang. Jangan menyerah, tetaplah berjuang! Udah gitu aja. Bye.
Kali ini saya ada sedikit tantangan buat diri sendiri. Semacam proyek menulis yang (seharusnya) dilakukan rutin. Karena proyek menulisnya dimulai bulan Oktober, maka proyek ini saya namakan "Oktober Digeber". Jadi, peraturannya cukup simpel. Saya hanya harus menulis apa saja dan memposting minimal 1 buah postingan. Selama 31 hari. Isi postingan terserah saya, kan saya yang punya blog. #okesip
Karena saya berniat untuk memperbaiki diri melalui tulisan, makanya saya rela-relain menyiksa diri sendiri. Gapapalah menyiksa diri sendiri, daripada menyiksa orang lain. #sekilaskultum
So, kalo kamu yang baca postingan ini dan tergerak untuk ikutan proyek "Oktober Digeber", silahkan saja. Saya gak ngelarang, justru saya senang karena bisa menjadi inspirasi bagi penulis atau blogger lain. Dan, kalaupun memang ada yang inisiatif untuk ikutan proyek ini, mention saya di @PSPSihombing, sertakan link judul postingan di blog kamu dan tambahkan hestek #OktoberDigeber serta hestek #Day1, #Day2, #Day3, dst. Pasti akan saya sempatkan untuk baca, kalo menurut saya menarik, bisa saya favorite-in. Lumayan kan nangkring di tab fav saya ( --) #yaelahbro
Maaf, saya tidak menyediakan hadiah. Saya gak punya apa-apa. Kasihani saya, kak..
Udah, gak perlu basa-basi. Basa-basi adalah basa-basi yang sudah basi.
Proyek "Oktober Digeber" dimulai besok. Kalo mau baca tulisan saya di proyek ini, tunggu esok hari dan tetap low expectation. Takutnya nanti kamu kecewa :(
Aku mendesah, kamu mengerang. Jangan menyerah, tetaplah berjuang! Udah gitu aja. Bye.
Senin, 23 September 2013
Kamu
Menyebut namamu, seperti menyebut "surga"
Melihat wajahmu, seperti melihat pelangi ditengah padang pasir yang luas. Sedikit terdengar tidak mungkin, tapi pasti indah sekali pelangi tersebut.
Menikmati senyummu, seperti kenangan masa kecil ketika pertama kali menikmati gula pasir sendirian didapur, manis sekali.
Menjadi milikmu? Oh.
Melihat wajahmu, seperti melihat pelangi ditengah padang pasir yang luas. Sedikit terdengar tidak mungkin, tapi pasti indah sekali pelangi tersebut.
Menikmati senyummu, seperti kenangan masa kecil ketika pertama kali menikmati gula pasir sendirian didapur, manis sekali.
Menjadi milikmu? Oh.
Selasa, 10 September 2013
Sayang-sayangan Yang Salah
Cewek: "Sayang, aku sayaaaaaaaaaaaaaaaanggggggg banget sama kamu :3"
Cowok: "Sama, aku juga"
Cewek: "Sayang, aku tuh cintaaaaaaaaaaaaaaaa banget sama kamu :3"
Cowok: "Sama, aku juga"
Cewek: "Sayang, tapi aku hamil :|"
Cowok: "Sama, aku juga"
Cewek: *keguguran*
Cowok: "Sama, aku juga"
Cewek: "Sayang, aku tuh cintaaaaaaaaaaaaaaaa banget sama kamu :3"
Cowok: "Sama, aku juga"
Cewek: "Sayang, tapi aku hamil :|"
Cowok: "Sama, aku juga"
Cewek: *keguguran*
Senin, 05 Agustus 2013
Keseimbangan
Hai, selamat malam.
Hari ini gua seperti sedikit mendapat pencerahan. Jadi ceritanya agak serius dikit. Gua cuma mau sedikit berbagi pemikiran yang menurut gua sederhana tetapi mungkin aja punya dampak positif yang sangat besar untuk kedepannya.
Jadi rencananya, besok gua, bokap, sama nyokap mau pergi ke kota Pekanbaru untuk menghadiri acara pernikahan saudara. Dan seperti biasanya, nyokap paling bawel dalam urusan packing apalagi kalo mau pergi ke tempat jauh. Gua disuruh untuk mempersiapkan sendiri baju-baju gua sendiri. Oke, gua lakuin.
Nah, ketika gua beresin baju-baju gua, gua melihat cukup banyak tumpukan baju gua, baju nyokap gua, dan baju bokap gua. Dari situ gua sadar, bahwa nyokap gua sering belanja pakaian buat keluarga gua.
Mengingat beberapa bulan lalu, gua menyumbang beberapa baju gua yang masih layak pakai tapi udah sangat jarang gua pake. Dan ketika gua melihat tumpukan pakaian dirumah, gua sadar, ternyata penghuni rumah ini gak pernah menyumbang baju ke yang membutuhkan sama sekali.
Menurut gua, hidup ini perlu keseimbangan. Kalo gak seimbang, biasanya selalu lebih banyak dampak negatifnya. Dari kejadian "packing baju" tadi gua mengambil sedikit pembelajaran. Kalo kita mampu beli 1 baju, seharusnya kita juga mampu untuk menyumbang 1 baju kepada mereka yang membutuhkan baju. Sama seperti sebuah proses kehidupan, ketika ada yang mati, pasti ada yang lahir, begitupun sebaliknya.
Kalo keseimbangan kita gak dijaga, dampak negatifnya pasti besar banget. Gua ambil contoh baju yang menumpuk dirumah gua tadi. Kalo misalnya nyokap gua belanja pakaian terus dan gak pernah disumbangin kesiapa-siapa, otomatis pakaian dirumah gua nambah banyak. Lemari gua gak cukup buat nampung, otomatis harus beli yang gede. Otomatis buang duit lagi buat beli lemari. Otomatis kalo misalnya gua sekeluarga mau pergi ke tempat jauh lagi, kita semakin lama packing bajunya, karena semakin banyak pilihan. Semakin lama packing bajunya, otomatis nyokap gua makin bawel dan ngomel mulu karena kelamaan packing baju. #otomatisception
Dan seperti yang kita tau, kebutuhan primer manusia itu ada 3 jenis. Pangan, Sandang, dan Papan atau dalam bahasa yang mudah kita pahami yaitu makanan, pakaian, dan tempat tinggal. Kalo ada 1 jenis kebutuhan primer yang tidak terpenuhi, maka hidup kita akan berantakan. Gak percaya? Coba lihat orang gila dipinggir jalan. Menurut gua, mereka sebenarnya juga punya malu. Mereka sebenarnya butuh makan. Mereka sebenarnya butuh tempat tinggal untuk istirahat.
Kalo orang gila yang akalnya bermasalah pun masih butuh kebutuhan primer, apalagi yang masih bisa berpikir sehat?
Tapi ada yang aneh sama orang-orang jaman sekarang. Sepertinya mereka lupa atau mungkin saja gak tau kebutuhan primer manusia yang sebenarnya. Meskipun gua yakin mereka yang sekarang ini dulu pernah belajar ilmu pengetahuan sosial tingkat dasar, tetapi dikarenakan banyak faktor seperti pengaruh zaman, gengsi, kebutuhan tambahan, dan lain-lain, mereka menjadi mengubah kebutuhan primer yang sebenarnya.
Tau apa aja kebutuhan primer orang zaman sekarang?
Jawabannya: Pulsa. Sinyal internet gratisan. Tempat nongkrong yang ada colokannya dan Pengakuan.
Menurut gua sih gitu. Gak tau kalo kalian sendiri.
So, masih gak mau menjaga keseimbangan hidup? Terima sendiri akibatnya.
Hari ini gua seperti sedikit mendapat pencerahan. Jadi ceritanya agak serius dikit. Gua cuma mau sedikit berbagi pemikiran yang menurut gua sederhana tetapi mungkin aja punya dampak positif yang sangat besar untuk kedepannya.
Jadi rencananya, besok gua, bokap, sama nyokap mau pergi ke kota Pekanbaru untuk menghadiri acara pernikahan saudara. Dan seperti biasanya, nyokap paling bawel dalam urusan packing apalagi kalo mau pergi ke tempat jauh. Gua disuruh untuk mempersiapkan sendiri baju-baju gua sendiri. Oke, gua lakuin.
Nah, ketika gua beresin baju-baju gua, gua melihat cukup banyak tumpukan baju gua, baju nyokap gua, dan baju bokap gua. Dari situ gua sadar, bahwa nyokap gua sering belanja pakaian buat keluarga gua.
Mengingat beberapa bulan lalu, gua menyumbang beberapa baju gua yang masih layak pakai tapi udah sangat jarang gua pake. Dan ketika gua melihat tumpukan pakaian dirumah, gua sadar, ternyata penghuni rumah ini gak pernah menyumbang baju ke yang membutuhkan sama sekali.
Menurut gua, hidup ini perlu keseimbangan. Kalo gak seimbang, biasanya selalu lebih banyak dampak negatifnya. Dari kejadian "packing baju" tadi gua mengambil sedikit pembelajaran. Kalo kita mampu beli 1 baju, seharusnya kita juga mampu untuk menyumbang 1 baju kepada mereka yang membutuhkan baju. Sama seperti sebuah proses kehidupan, ketika ada yang mati, pasti ada yang lahir, begitupun sebaliknya.
Kalo keseimbangan kita gak dijaga, dampak negatifnya pasti besar banget. Gua ambil contoh baju yang menumpuk dirumah gua tadi. Kalo misalnya nyokap gua belanja pakaian terus dan gak pernah disumbangin kesiapa-siapa, otomatis pakaian dirumah gua nambah banyak. Lemari gua gak cukup buat nampung, otomatis harus beli yang gede. Otomatis buang duit lagi buat beli lemari. Otomatis kalo misalnya gua sekeluarga mau pergi ke tempat jauh lagi, kita semakin lama packing bajunya, karena semakin banyak pilihan. Semakin lama packing bajunya, otomatis nyokap gua makin bawel dan ngomel mulu karena kelamaan packing baju. #otomatisception
Dan seperti yang kita tau, kebutuhan primer manusia itu ada 3 jenis. Pangan, Sandang, dan Papan atau dalam bahasa yang mudah kita pahami yaitu makanan, pakaian, dan tempat tinggal. Kalo ada 1 jenis kebutuhan primer yang tidak terpenuhi, maka hidup kita akan berantakan. Gak percaya? Coba lihat orang gila dipinggir jalan. Menurut gua, mereka sebenarnya juga punya malu. Mereka sebenarnya butuh makan. Mereka sebenarnya butuh tempat tinggal untuk istirahat.
Kalo orang gila yang akalnya bermasalah pun masih butuh kebutuhan primer, apalagi yang masih bisa berpikir sehat?
Tapi ada yang aneh sama orang-orang jaman sekarang. Sepertinya mereka lupa atau mungkin saja gak tau kebutuhan primer manusia yang sebenarnya. Meskipun gua yakin mereka yang sekarang ini dulu pernah belajar ilmu pengetahuan sosial tingkat dasar, tetapi dikarenakan banyak faktor seperti pengaruh zaman, gengsi, kebutuhan tambahan, dan lain-lain, mereka menjadi mengubah kebutuhan primer yang sebenarnya.
Tau apa aja kebutuhan primer orang zaman sekarang?
Jawabannya: Pulsa. Sinyal internet gratisan. Tempat nongkrong yang ada colokannya dan Pengakuan.
Menurut gua sih gitu. Gak tau kalo kalian sendiri.
So, masih gak mau menjaga keseimbangan hidup? Terima sendiri akibatnya.
Minggu, 04 Agustus 2013
Agustus!
Hai, selamat malam.
Ini bulan agustus. Bulan agustus ini bulannya gua. Mau apa, lo? #tampangnyolot #biasalah #orangbatak
Agustus ini bulan ke-8. Berdasarkan filosofi yang gua baca, kepercayaan Jepang menganggap bahwa angka 8 itu unik. Naik menuju surga lalu turun menuju bumi, selalu begitu. Ini artinya, yang lahir di bulan ke-8 itu rejekinya ngalir terus. #okesip #teoribaru #gppdeh
So, nikmati bulan Agustus kali ini. Jangan disia-siakan. Menurut penerawangan gua, bulan Agustus kali ini cukup banyak banget liburnya. Gak percaya? Mari kita bahas sedikit.
Dari tanggal 1-7, mulai libur sebelum lebaran. Tanggal 8-9 adalah libur lebaran. Tanggal 10-16 adalah libur setelah lebaran. Tanggal 17 Agustus adalah Hari Kemerdekaan RI, udah pasti libur. Tanggal 18-23 adalah hari untuk beristirahat setelah lelah merayakan dan mengikuti Lomba Agustusan. Tanggal 24-25 adalah libur biasa, maklum sabtu minggu. Lalu tanggal 26-31 adalah hari dimana kita bisa santai-santai dulu mempersiapkan diri untuk menyambut bulan September. Geblek! Keren banget gak tuh bulan Agustus tahun ini? Keren, ya? Iya. Bisa jadi.
Gila, ternyata otak gua cemerlang banget. Gak sia-sia tinggal di negeri orang lain. Mamahku pasti bangga.
#okesip #abaikan
Seperti biasa, kita pantun dikit.
Bulan Agustus, bulan kedelapan. Bulan September, setelah Agustus.
Cinta putus, tinggal harapan. Kasian bet yang cintanya putus. #uhuk #tjurhat
Ini bulan agustus. Bulan agustus ini bulannya gua. Mau apa, lo? #tampangnyolot #biasalah #orangbatak
Agustus ini bulan ke-8. Berdasarkan filosofi yang gua baca, kepercayaan Jepang menganggap bahwa angka 8 itu unik. Naik menuju surga lalu turun menuju bumi, selalu begitu. Ini artinya, yang lahir di bulan ke-8 itu rejekinya ngalir terus. #okesip #teoribaru #gppdeh
So, nikmati bulan Agustus kali ini. Jangan disia-siakan. Menurut penerawangan gua, bulan Agustus kali ini cukup banyak banget liburnya. Gak percaya? Mari kita bahas sedikit.
Dari tanggal 1-7, mulai libur sebelum lebaran. Tanggal 8-9 adalah libur lebaran. Tanggal 10-16 adalah libur setelah lebaran. Tanggal 17 Agustus adalah Hari Kemerdekaan RI, udah pasti libur. Tanggal 18-23 adalah hari untuk beristirahat setelah lelah merayakan dan mengikuti Lomba Agustusan. Tanggal 24-25 adalah libur biasa, maklum sabtu minggu. Lalu tanggal 26-31 adalah hari dimana kita bisa santai-santai dulu mempersiapkan diri untuk menyambut bulan September. Geblek! Keren banget gak tuh bulan Agustus tahun ini? Keren, ya? Iya. Bisa jadi.
Gila, ternyata otak gua cemerlang banget. Gak sia-sia tinggal di negeri orang lain. Mamahku pasti bangga.
#okesip #abaikan
Seperti biasa, kita pantun dikit.
Bulan Agustus, bulan kedelapan. Bulan September, setelah Agustus.
Cinta putus, tinggal harapan. Kasian bet yang cintanya putus. #uhuk #tjurhat
Selasa, 09 Juli 2013
Selamat Datang Bulan Suci.
Hai, selamat malam.
Selamat datang bulan suci umat muslim. Saya Putra, saya seorang laki-laki beragama Katholik tapi senang sekali menyambut datangnya bulan suci.
Kenapa bisa senang?
Mari dengarkan kejujuran saya. Saya senang menyambut bulan puasa karena beberapa hal yang sudah umum, diantaranya:
1. Saya bisa jadi setan sekaligus teman. Setan, karena saya bisa godain mereka yang lagi puasa. Teman, karena saya bisa berbagi kepada mereka yang kelaperan. #tetepajasetan
2. Saya suka dengan beragam kuliner saat bulan puasa ataupun hari lebaran tiba.
3. Saya bisa ikutan tawuran lucu-lucuan bareng teman-teman yang baru selesai melaksanakan tarawehan.
4. Saya suka ikutan (numpang) buka puasa dengan kedok "buka puasa bareng".
5. Saya bisa liatin cewek yang cakep-cakep pada berkerudung cantik.
Saya yang dari kecil tinggal dilingkungan masyarakat dominan beragama muslim tentunya senang sekali menyambut bulan puasa. Sejujurnya, saya lebih senang saat momen buka puasa dan segala jenis kulinernya. Entah kenapa.
Namun, tetap saja banyak hal yang lucu saat bulan puasa berlangsung. Iya, hal lucu. Bukan hal yang membuat kita kesal. Contohnya? Tetap buka mata dan yakinkan bahwa hal itu lucu. Tidak perlu dibawa ke hati. #paragrafinijugagakadalucunyasamasekali
So, selamat datang bulan suci, bersenang-senanglah saat melaksanakan puasa, saya tunggu hari besarnya :D
Selamat datang bulan suci umat muslim. Saya Putra, saya seorang laki-laki beragama Katholik tapi senang sekali menyambut datangnya bulan suci.
Kenapa bisa senang?
Mari dengarkan kejujuran saya. Saya senang menyambut bulan puasa karena beberapa hal yang sudah umum, diantaranya:
1. Saya bisa jadi setan sekaligus teman. Setan, karena saya bisa godain mereka yang lagi puasa. Teman, karena saya bisa berbagi kepada mereka yang kelaperan. #tetepajasetan
2. Saya suka dengan beragam kuliner saat bulan puasa ataupun hari lebaran tiba.
3. Saya bisa ikutan tawuran lucu-lucuan bareng teman-teman yang baru selesai melaksanakan tarawehan.
4. Saya suka ikutan (numpang) buka puasa dengan kedok "buka puasa bareng".
5. Saya bisa liatin cewek yang cakep-cakep pada berkerudung cantik.
Saya yang dari kecil tinggal dilingkungan masyarakat dominan beragama muslim tentunya senang sekali menyambut bulan puasa. Sejujurnya, saya lebih senang saat momen buka puasa dan segala jenis kulinernya. Entah kenapa.
Namun, tetap saja banyak hal yang lucu saat bulan puasa berlangsung. Iya, hal lucu. Bukan hal yang membuat kita kesal. Contohnya? Tetap buka mata dan yakinkan bahwa hal itu lucu. Tidak perlu dibawa ke hati. #paragrafinijugagakadalucunyasamasekali
So, selamat datang bulan suci, bersenang-senanglah saat melaksanakan puasa, saya tunggu hari besarnya :D
Senin, 08 Juli 2013
Analisis Sotoy Terhadap Pria dan Wanita.
Hai, selamat siang.
Karena wanita adalah makhluk yang kompleks dan pria adalah makhluk rimba.
Wanita, cewek, atau perempuan adalah makhluk yang sangat kompleks. Beberapa dari wanita berpikir dengan perasaan dan instingnya masing-masing. Sedangkan beberapa pria bertindak dengan ego dan logikanya masing-masing.
Lalu pertanyaannya, mengapa pria dan wanita diciptakan berbeda oleh "Sang Pencipta"?
Saya gak bisa jawab pertanyaan diatas. Karena sampai sekarang masih saya cari-cari.
Sedikit hal yang saya ketahui tentang wanita, wanita pintar dalam membaca situasi tapi selalu terbawa suasana hatinya sendiri sehingga sulit untuk memutuskan sesuatu. Sebaliknya tentang pria, pria selalu bisa mengatur situasi tapi selalu terbawa suasana lingkungan disekitarnya sehingga terlalu sulit untuk menyelesaikan masalah. Paham? Saya juga sedikit bingung.
Karena wanita adalah makhluk yang kompleks dan pria adalah makhluk rimba.
Wanita, cewek, atau perempuan adalah makhluk yang sangat kompleks. Beberapa dari wanita berpikir dengan perasaan dan instingnya masing-masing. Sedangkan beberapa pria bertindak dengan ego dan logikanya masing-masing.
Lalu pertanyaannya, mengapa pria dan wanita diciptakan berbeda oleh "Sang Pencipta"?
Saya gak bisa jawab pertanyaan diatas. Karena sampai sekarang masih saya cari-cari.
Sedikit hal yang saya ketahui tentang wanita, wanita pintar dalam membaca situasi tapi selalu terbawa suasana hatinya sendiri sehingga sulit untuk memutuskan sesuatu. Sebaliknya tentang pria, pria selalu bisa mengatur situasi tapi selalu terbawa suasana lingkungan disekitarnya sehingga terlalu sulit untuk menyelesaikan masalah. Paham? Saya juga sedikit bingung.
Jumat, 05 Juli 2013
Rusunawa
Hai, selamat malam.
Kali ini saya ingin sedikit bercerita tentang tempat tinggal sementara saya. Gak usah terlalu serius menyimak ceritanya, bisa koo sambil masak mie rebus campur telor sama cabe rawit ijo dipotong kecil-kecil dulu, jangan lupa seduh es teh manis juga. #tibatibalaper
Jadi, sementara ini saya tinggal di sebuah asrama mahasiswa. Mengapa sementara? Karena saya punya kontrak tempat tinggal, hanya untuk 1 tahun saja. Nama asrama ini dikenal dengan "Rusunawa". Letaknya disekitar perbukitan. Secara fisik luar, gedungnya seperti hotel berbintang, bintang 7.
Kalo siang, seperti hotel bintang 7, bikin pusing. Kalo malam, hampir seperti gedung berhantu, gelapnya bukan main. Persis dibelakang gedung, terdapat kebun warga yang cukup luas, entah kebun entah hutan. Sepertinya lebih mirip hutan. Banyak sekali pohon, dan tingginya melebihi tinggi gedung.
Sebagai info tambahan, gedung ini hampir mirip seperti asrama laki-laki difilm 3 Idiot. Gedungnya membentuk persegi panjang, tingginya 3 lantai. Penghuninya khusus mahasiswa baru, laki-laki dan perempuan, dari sabang sampai merauke. Mulai dari orang batak bahkan sampe orang papua.
Sebenarnya gua seneng banget bisa tinggal di Rusunawa. Tapi ada satu masalah krusial selama gua tinggal disini, yaitu airnya sering mati. Kalo airnya mati di waktu tertentu atau sudah ada jadwal air mati sih gak apa-apa, yang jadi masalah adalah airnya sering mati ketika disaat gak tepat. Pas pagi-pagi rebutan kamar mandi, pas lagi shampooan, pas lagi pengen boker eh airnya malah mati.
Airnya susah banget ditebak, labil. Ibarat cewek abg lagi pms.
Udah cukup segitu dulu spoilernya. Nanti saya lanjutin lagi. Saya laper, mie rebus saya sudah matang, tinggal dikasih telor setengah mateng sama cabe rawit dipotong kecil-kecil aja.
Seperti biasa, pantun dulu dikit.
Makan mie rebus campur telor setengah mateng. Lalu ditambahin sama potongan cabe rawit. Piso dapurnya ilang. Makanlah seadanya. Selamat malam.
Kali ini saya ingin sedikit bercerita tentang tempat tinggal sementara saya. Gak usah terlalu serius menyimak ceritanya, bisa koo sambil masak mie rebus campur telor sama cabe rawit ijo dipotong kecil-kecil dulu, jangan lupa seduh es teh manis juga. #tibatibalaper
Jadi, sementara ini saya tinggal di sebuah asrama mahasiswa. Mengapa sementara? Karena saya punya kontrak tempat tinggal, hanya untuk 1 tahun saja. Nama asrama ini dikenal dengan "Rusunawa". Letaknya disekitar perbukitan. Secara fisik luar, gedungnya seperti hotel berbintang, bintang 7.
Kalo siang, seperti hotel bintang 7, bikin pusing. Kalo malam, hampir seperti gedung berhantu, gelapnya bukan main. Persis dibelakang gedung, terdapat kebun warga yang cukup luas, entah kebun entah hutan. Sepertinya lebih mirip hutan. Banyak sekali pohon, dan tingginya melebihi tinggi gedung.
Sebagai info tambahan, gedung ini hampir mirip seperti asrama laki-laki difilm 3 Idiot. Gedungnya membentuk persegi panjang, tingginya 3 lantai. Penghuninya khusus mahasiswa baru, laki-laki dan perempuan, dari sabang sampai merauke. Mulai dari orang batak bahkan sampe orang papua.
Sebenarnya gua seneng banget bisa tinggal di Rusunawa. Tapi ada satu masalah krusial selama gua tinggal disini, yaitu airnya sering mati. Kalo airnya mati di waktu tertentu atau sudah ada jadwal air mati sih gak apa-apa, yang jadi masalah adalah airnya sering mati ketika disaat gak tepat. Pas pagi-pagi rebutan kamar mandi, pas lagi shampooan, pas lagi pengen boker eh airnya malah mati.
Airnya susah banget ditebak, labil. Ibarat cewek abg lagi pms.
Udah cukup segitu dulu spoilernya. Nanti saya lanjutin lagi. Saya laper, mie rebus saya sudah matang, tinggal dikasih telor setengah mateng sama cabe rawit dipotong kecil-kecil aja.
Seperti biasa, pantun dulu dikit.
Makan mie rebus campur telor setengah mateng. Lalu ditambahin sama potongan cabe rawit. Piso dapurnya ilang. Makanlah seadanya. Selamat malam.
Kamis, 04 Juli 2013
Burung Hantu [Owl]
Hai, selamat malam.
Kali ini saya ingin serius menulis sebuah artikel. Namun, karena keterbatasan pengalaman dan keterbatasan informasi, saya hanya bisa mengambil dari beberapa artikel dari internet serta dari berbagai sumber yang tulisannya saya rasa masuk akal untuk memelihara burung hantu.
Akhir-akhir ini saya merasa kesepian, saya butuh teman. Saya butuh teman bermain dan teman bercerita. Saya merasa tertarik dengan burung hantu. Tidak seperti kebanyakan orang lain, mereka lebih memilih memelihara kucing atau anjing, bahkan seperti hewan melata.
Saya memilih burung hantu sebagai partner saya bukan sebagai ajang pamer atau ingin keren-kerenan saja. Tapi setelah saya baca beberapa artikel yang terkait tentang burung hantu, hewan ini memiliki karakter yang hampir mirip seperti saya.
Jadi, setelah beberapa artikel mengenai burung
hantu yang saya baca di beberapa situs di internet, sebelum membeli ada baiknya mengetahui
barang yang ingin dibeli. Sama ketika ingin membeli burung hantu, kita harus
tau dulu apa aja yang dibutuhkan, dan minimal semua perlengkapan yang
dibutuhkan sudah ada di tangan kita, baru deh beli burung hantunya.
Untuk permulaan, sepertinya cukup sekian dahulu sedikit pemahaman tentang burung hantu. Saya akan terus dan terus berusaha untuk memperbaharui artikel tentang Burung Hantu ini.
Seperti biasa, lempar pantun dulu dikit:
Burung hantu warnanya putih, putih susu manis rasanya. Duh, udah malam, nih. Aku tidur duluan, yaa. *loncat ke kasur paku* *ternyata kasurnya Limbad*
Rabu, 03 Juli 2013
Mobil Ayam
Hai, selamat malam.
Dimana-mana macet, disana macet disitu macet. Macet ada dimana-mana. Macet selalu menjadi hal yang sangat ngebetein. Termasuk gua.
Karena gua seorang mahasiswa, punya sepeda motor yang itupun jarang digunakan kecuali untuk hal-hal penting, gua paling sebel kalo naik motor ke jalan raya lalu kejebak macet panjang dijalan. Lebih bikin kesel lagi kalo udah kejebak macet di siang hari yang terik lalu disamping kita ternyata datang sebuah mobil ayam. Tau mobil ayam? Ituloh, mobil yang bawa ayam-ayam masih hidup dikandangin.
Bagi gua, kejebak macet di siang hari dan ditemani sama mobil ayam itu termasuk kombinasi yang tepat untuk disebut sebagai neraka mini.
Baunya yang luar biasa, sangat menusuk hidung. Hidung saya bukan ketusuk lagi namanya, tapi bagaikan ketembak peluru gajah tepat diulu hati. #okeinilebay
Tapi gua serius, kalian mau pake masker kain tiga lapis pun sudah pasti bau ayamnya tetep menusuk hidung. Mau pake masker dari bahan kevlar pun pasti ketembus. Intinya, ketika kalian bertemu mobil ayam, disitu ketahanan hidup kalian diuji.
Seperti biasa, untuk meredam emosi, gua mantun dulu,
Ayam kampus, ayam kantoran. Ayam negeri, ayam kampung. Mobil ayam kebangetan kampretnya.
Selamat malam.
Dimana-mana macet, disana macet disitu macet. Macet ada dimana-mana. Macet selalu menjadi hal yang sangat ngebetein. Termasuk gua.
Karena gua seorang mahasiswa, punya sepeda motor yang itupun jarang digunakan kecuali untuk hal-hal penting, gua paling sebel kalo naik motor ke jalan raya lalu kejebak macet panjang dijalan. Lebih bikin kesel lagi kalo udah kejebak macet di siang hari yang terik lalu disamping kita ternyata datang sebuah mobil ayam. Tau mobil ayam? Ituloh, mobil yang bawa ayam-ayam masih hidup dikandangin.
Bagi gua, kejebak macet di siang hari dan ditemani sama mobil ayam itu termasuk kombinasi yang tepat untuk disebut sebagai neraka mini.
Baunya yang luar biasa, sangat menusuk hidung. Hidung saya bukan ketusuk lagi namanya, tapi bagaikan ketembak peluru gajah tepat diulu hati. #okeinilebay
Tapi gua serius, kalian mau pake masker kain tiga lapis pun sudah pasti bau ayamnya tetep menusuk hidung. Mau pake masker dari bahan kevlar pun pasti ketembus. Intinya, ketika kalian bertemu mobil ayam, disitu ketahanan hidup kalian diuji.
Seperti biasa, untuk meredam emosi, gua mantun dulu,
Ayam kampus, ayam kantoran. Ayam negeri, ayam kampung. Mobil ayam kebangetan kampretnya.
Selamat malam.
Langganan:
Postingan (Atom)